|
Longsor
Hancurkan Tiga Bangunan
Warga Minta
Dipindahkan
post 06/04/2010, oleh Arman Prana
Bojonegoro, Jawa Timur
Setelah dua hari direndam banjir luapan Kali Ngaglik yang termasuk anak Sungai Bengawan Solo, akhirnya Hartini harus kehilangan tempat tinggalnya. Menyusul jebolnya saluran air yang membuat tempat tinggalnya rata dengan tanah akibat tanah yang ambles dan longsor.
‘’Awalnya banjir dua hari, setelah itu malamnya sekitar pukul 2, mulai ada rekahan tanah. Lalu pagi hari tiba-tiba amblas dan rumahnya ambruk,’’ terang Qodim, keluarga korban. Saat ini, Hartini harus mengungsi ke rumah saudaranya.
Tak hanya memporakporandakan rumah Hartini, peristiwa tersebut juga ikut menghancurkan tiga took yang ada di tepi jalan raya. Bahkan akibat kejadian tersebut, saluran air selebar 70 cm dengan ketinggian 120 cm yang baru di bangun pada tahun 2003 lalu pun praktis tak berfungsi akibat patah.
‘’Bahu jalan dan dasar jembatan juga kritis, yang paling bahaya adalah tiang listrik yang ada di tepi jalan itu,’’ terang warga lainnya. Sementara itu para korban mengaku bahwa telah didatangi pihak Muspika, namun bantuan yang dijanjikan masih belum terbukti kebenarannya.
‘’Janjinya hari ini, tapi belum ada yang dating. Yang paling bagus adalah dipindahkan saja dulu, sampai ada pembenahan,” tambah Qodim. Warga mengaku khawatir terjadi longsor susulan, terlebih jalur tersebut merupakan kawasan padat kendaraan besar. (Jd.com)
|