Kirimkan karya anda (naskah dan gambar) ke redaksi@jurnaldigital.com atau video ke video@jurnaldigital.com

 

FOTO: Jurnaldigital

Anak Sungai Bengawan Solo Meluap

Jalan Raya Putus, Petani Panen Dini

post 24/03/2010, oleh Arman Prana

Bojonegoro, Jawa Timur
Para petani di sekitar Jalan Raya Balen, terpaksa melakukan panen dini (24/03/2010), menyusul meluapnya Sungai Leran akibat banjir kiriman dari wilayah perbukitan di bagian selatan kawasan tersebut.

‘’Tanggul sawah jebol, sejak subuh tadi sawah terendam air setinggi setengah meter,’’ tutur Priyono, petani setempat. Khawatir adanya banjir susulan, mereka memilih untuk melakukan panen dini. Tanaman padi yang sebenarnya belum waktunya dipanen tersebut, diakui akan berdampak pada penurunan harga jualnya.

‘’Kalau banjir lagi, bisa gagal panen. Nggak papa rugi, biasanya turun hingga Rp 500 per kilonya,’’ tambahnya. Selain merendam areal pertanian, luapan anak Sungai Bengawan Solo tersebut, juga membat jalur transportasi darat terputus selama beberapa jam.

‘’Tadi pagi airnya tinggi dan deras, jalan yang bolong-bolong sangat berbahaya untuk pengendara,’’ ujar warga lainnya. Ketinggian air mencapai 50 cm di jalan raya, yakni di beberapa titik yang terdapat di Desa Duyungan, Jumput dan Mayangkawis, Kecamatan Balen. Meski tak sampai menggenangi pemukiman warga, namun tingginya genangan membuat aktifitas warga setempat terganggu. (Jd.com)